You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
40 Sumur Resapan Telah Dibuat di Jagakarsa
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

40 Sumur Resapan Telah Dibuat di Jagakarsa

Sejak April hingga 12 November 2019, Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, telah membuat 40 sumur resapan pada kantor pemerintahan dan rumah ibadah.  

Kalau rumah warga tidak punya lahan yang cukup untuk sumur resapan, bisa dibuat lubang biopori,

Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Kasatpel SDA) Kecamatan Jagakarsa Erna mengatakan, sumur resapan ini berfungsi untuk mencegah timbulnya genangan saat musim hujan serta sebagai persediaan air saat musim kemarau.

Menurut Erna, pihaknya rutin melakukan sosialisasi ke warga maupun instansi lintas sektoral tentang pentingnya membuat sumur resapan.  

50 Satgas SDA Jagakarsa Disiagakan Pantau Kondisi Pintu Air

"Kalau rumah warga tidak punya lahan yang cukup untuk sumur resapan, bisa dibuat lubang biopori," ujarnya, Kamis (21/11).

Dijelaskan Erna, dalam proses pembuatan sumur resapan tersebut, tahap yang dilakukan setelah penggalian lubang adalah pemasangan gorong-gorong sebanyak dua unit dan ditutup dengan lempengan beton yang telah dilubangi.

"Sumur-sumur resapan dibangun berbentuk lingkaran dengan diameter rata-rata 1,3 meter dan kedalaman dua meter," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1812 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1385 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1054 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1049 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye966 personAnita Karyati